Rabu, 04 Juli 2012
Bahasa Bali
Bahasa Bali adalah sebuah bahasa Austronesia dari cabang Sundik dan lebih spesifik dari anak cabang Bali-Sasak. Bahasa ini terutama dipertuturkan di pulau Bali, pulau Lombok bagian barat, dan sedikit di ujung timur pulau Jawa. Di Bali sendiri Bahasa Bali memiliki tingkatan penggunaannya, misalnya ada yang disebut Bali Alus, Bali Madya dan Bali Kasar. Yang halus dipergunakan untuk bertutur formal misalnya dalam pertemuan di tingkat desa adat, meminang wanita, atau antara orang berkasta rendah dengan berkasta lebih tinggi. Yang madya dipergunakan di tingkat masyarakat menengah misalnya pejabat dengan bawahannya, sedangkan yang kasar dipergunakan bertutur oleh orang kelas rendah misalnya kaum sudra atau antara bangsawan dengan abdi dalemnya, Di Lombok bahasa Bali terutama dipertuturkan di sekitar kota Mataram, sedangkan di pulau Jawa bahasa Bali terutama dipertuturkan di beberapa desa di kabupaten Banyuwangi. Selain itu bahasa Osing, sebuah dialek Jawa khas Banyuwangi, juga menyerap banyak kata-kata Bali. Misalkan sebagai contoh kata osing yang berarti “tidak” diambil dari bahasa Bali tusing. Bahasa Bali dipertuturkan oleh kurang lebih 4 juta jiwa.
JENIS -JENIS JOMBLO
Ternyata dalam status Jomblo itu terbagi-bagi menjadi 9 jenis status jomblo. Hal ini tidak pernah saya pikirkan, entah saya ini memiliki status jomblo apa dan bagaimana ciri-cirinya. Karena bagi saya yang namanya jomblo itu ya sendirian ga punya pacar entah itu cewek maupun cowok. Ga ada masalah kok dengan status yang namanya jomblo itu. Buktinya tetep aja happy-happy ajah orang-orang jomblo. Yah memang ada plus dan minusnya sih. Tapi yang jelas orang jomblo bukan berarti ga laku cuman belum laku . Ya udah mari kita simak langsung jenis-jenis status jomblo.
1. Jomblo Sejati –Jomblo yang satu ini murni belum pernah pacaran, belum mengerti tentang cinta, fokus pikirannya hanya belajar
dan belum pernah naksir siapa siapa.
Ciri-cirinya : Kacamata tebal,
penampilan tidak terjaga, fashion
berantakan dan sering keliatan korek
upil didepan umum.
2. Jomblo Sniper –Jomblo yang ini belum pernah pacaran
tetapi sudah ada yang sejak lama
ditaksirnya hanya saja blom berani
nembak sampe sekarang. Ciri-cirinya :
Sering tidak keliatan di tempat umum
karena kurang PD dan nyali, sering
mangkal ditempat tempat sepi, kadang
membawa teropong untuk mengintai dan
terlihat membawa banyak karet gelang
untuk nembak cicak didinding.
3. Jomblo Negatif –Yang satu ini baru jadi jomblo setelah
dipecat (dibacaitinggal/diputusin)
oleh pacarnya dan berada dalam suasana
sedih, desprated, dikecewakan, tidak
bisa terima kenyataan dan membenci
yang namanya cinta. Ciri-cirinya :
Gampang sirik, sering kesel, bad mood,
emosional dan membenci film film
berbau romantis. So bagi yang lagi
mesra mesra nya mohon hindari jomblo
yang satu ini apalagi yang sabet
mantan pacarnya. VERY DANGEROUS !
4. Jomblo Biru –Jomblo yang satu ini baru putus
pacaran secara resmi (sama sama
merestui) karena uda bosan atau jenuh
dan lagi kosong. Ciri-cirinya : Wajah
ceria seperti narapidana yang baru
bebas, menikmati hidup dan menemukan
kehidupannya kembali, sering terlihat
hangout rame rame dan happy happy dan
banyak lagi, kesimpulannya MERDEKA !
5. Jomblo Finale –Jomblo yang satu ini uda lagi dekat
dekatnya dengan seseorang dan hampir
melepas status kejombloannya. Ciri-
cirinya : Setiap hari tidak terlepas
dari cermin, make up, fashion update,
bodycare, rajin rajin baca zodiak,
sering senyum senyum sendiri kalo lagi
baca SMS.
6. Jomblo Hunter –Jomblo yang ini menikmati kehidupan
jomblonya dan sering sekali gonta
ganti pasangan dan jomblo lagi,
hunting lagi,
jomblo lagi, hunting lagi dan
seterusnya…jomblo lagi…
Ciri-cirinya : Punya bakat selebriti,
PD abis, daya tarik yang luar biasa,
terlihat sering tebar pesona sana sini
dan makanan sehari hari : add friend
di Friendster.
7. Jomblo Impossible –Khusus cowok, yang ini berstatus
jomblo karena yang ditaksirnya adalah
seseorang yang tidak mungkin didekati
lagi, seperti selebriti selebriti
(Britney, JLo, Maskot Kensington),
istri tetangga, pacarnya konglomerat,
istri simpanan bos, dll Ciri-cirinya :
Selalu tampil keren 24 jam sehari 7
hari seminggu, kalo berbicara seperti
aktor dan merasa dirinya Tom Cruise.
8. Jomblo Forever – Khusus cewek, yang ini berstatus
jomblo karena menunggu dan berharap
bisa menikahi pria idaman
seperti :Andy lau,Jang Dong Gun,Brad
Pitt. Ciri-cirinya : Terlihat menempel
foto, poster idolanya dimana mana,
dikamar tidur, kamar mandi, buku
tulis, wallpaper handphone dan dalam
dompetnya. Dalam doanya : Jadikanlah
aku cinderela dan Jang Dong Gun
Pangerannya.
9. Jomblo Error –Jomblo ini belum pernah bisa sukses
pacaran karena asal nembak seseorang
gagal terus, nembak yang lain ditolak
terus dan selalu naksir seseorang yang
sudah ada yang punya. Kacihan deh loe.
Ciri-cirinya : Selalu keliatan berapi
api, bernafsu, kalo kenalan langsung
tawarin tunangan besoknya langsung
ngajak merried. Kata kata pertama
sewaktu kenalan : “Hi, kenalan nama
gue…, married yuk!”
Bulan purnama
Salah satu hakekat inti ajaran agama adalah sembahyang. Menurut kitab Atharwa Weda XI. 1.1, unsur iman atau Sraddha dalam Agama Hindu meliputi: (1) Satya, (2) Rta, (3) Tapa, (4) Diksa, (5) Brahma dan (6) Yajna. Dari keenam unsur iman di dalam Agama Hindu menurut kitab Atharwa Weda itu, dua ajaran terakhir termasuk ajaran sembahyang (Bajrayasa, Arisufhana & Goda 1981:12).
Sembahyang terdiri atas dua kata, yaitu: (1) Sembah yang berarti sujud atau sungkem yang dilakukan dengan cara-cara tertentu dengan tujuan untuk menyampaikan penghormatan, perasaan hati atau pikiran baik dengan ucapan kata-kata maupun tanpa ucapan, misalnya hanya sikap pikiran. (2) Hyang berarti yang dihormati atau dimuliakan sebagai obyek dalam pemujaan, yaitu Tuhan Yang Maha Esa (Bajrayasa, Arisufhana & Goda 1981:13).
Di dalam bahasa sehari-hari kata sembahyang kadang-kadang disebut “muspa” atau “mebhakti” atau “maturan”. Disebut “muspa” karena dalam persembahyangan itu lazim juga dilakukan dengan persembahan kembang (puspa). Disebut “mebhakti” karena inti dari persembahan itu adalah penyerahan diri setulus hati tanpa pamrih kepada Hyang Widhi. Demikian pula kata “maturan” yang artinya mempersembahkan apa saja yang merupakan hasil karya sesuai dengan kemampuan dengn perasaan yang tulus ikhlas, seperti bunga, buah-buahan, jajanan, minuman dan lain-lain (Bajrayasa, Arisufhana & Goda 1981:13). Mangku Linggih, pemangku di Pura Parahyangan Jagat Kartta Gunung Salak Bogor, menambahkan makna maturan sebagai wujud syukur atas rejeki yang diberikan Hyang Widhi, sehingga kita wajib mempersembahkan/menghaturkan pemberian beliau terlebih dahulu. Setelah sembahyang baru kita “ngelungsur (prasadam)” apa yang telah kita haturkan, seperti canang, buah-buahan, dan sebagainya.
Pandangan Hidup
1. Jika sudah terjadi masalah, tidak harus dihindari ( Bingung ). tapi harus dihadapi dengan tenang dipikirkan jalan keluarnya. Pasti ada jalan keluarnya.
2. Menghadapi semua hal, tidak boleh berfikir negatif, seperti : saya pasti tidak mampu, saya tidak bisa dan seterusnya. Tapi selalu berfikir positif seperti saya bisa, pasti ada ada jalan keluarnya.
3. Susah dan senang semua tergantung dari pikiran saja ! ( Pikiran adalah pelopor ), Jadi jaga pikiran kita baik-baik. Selalu berpikir positif
4. Segala kesusahan/ kesulitan akan berakhir. Sebesar apapun masalahnya akan selesai juga dengan berjalannya waktu. Pepatah mengatakan TIDAK ADA PESTA YANG TIDAK SELESAI.
5. Menurut penelitian di Amerika, orang berhasil/ sukses, 85% ditentukan oleh sikap/perilaku/attitude, 15% ditentukan oleh ketrampilan. Jadi sikap kita dalam hidup sangat penting.
6. Segala sesuatu BERUBAH. Kita tidak perlu takut, misalnya sekarang susah, selanjutnya pasti berubah menjadi senang.
7. HUKUM KARMA, berarti berbuat baik akan mendapat hasil baik dan sebailiknya.
8. Kesehatan adalah harta yang paling berharga. Jaga kesehatan kita.
9. Masa depan seseorang sangat tergantung pada sikap dan buku-buku yang dibaca. Jadi membaca sangat penting untuk menentukan masa depan seseornang.
10. Jangan membicarakan kejelekan orang lain, karena kita akan dinilai jelek oleh orang yang mendengarkannya.
11. .Pergaulan sangat penting dan merupakan salah satu kunci sukses. Jika kita bergaul dengan orang baik kita akan menjadi baik, JIka kita bergaul dengan orang jahat kita akan menjadi jahat.
12. Budi orang tua, tidak dapat dibayar dengan apapun juga.. Menurut ajaran agama apapun , kita harus selalu ingat, patuh atau sayang pada orang tua. Berbakti pada orang tua berarti menjaga nama baik keluarga.
13. Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi janganlah minder dengan kekurangan kita, tapi KEMBANGKANLAH potensi kelebihan kita.
14. Dalam keadaan bingung/ marah/ takut/ susah/ tidak tenang. Cara mengatasinya adalah TARIK NAFAS DALAM- DALAM, TERUS-MENERUS, dalam keadaan mata dan mulut tertutup ( bernafas keluar masuk melalui hidung). Sampai kita tenang. Bisa juga dilakukan dengan mata terbuka.
15. Kunci sukses dalam hidup ini, selalu bersemangat, berusaha, disiplin, sabar, bekerja keras, rajin berdoa, serta banyak berbuat baik tidak boleh putus-putus.
Selasa, 03 Juli 2012
Daftar Pura Di Jabotabek
Untuk melengkapi data pura yang ada di Jakarta-Bogor-Depok-Tanggerang-Bekasi dan sekitarnya, dimohon umat se-Dharma yang mengetahuinya, dapat membantu melengkapi. Data tersebut dapat diemail ke sekretariat@parisada.org dan/atau di cc ke jayamartha@gmail.com
JAKARTA - SELATAN
1. Pura Amerta Jati
Jl. Punak, Pangkalan Jati, Cinere, Jakarta – Selatan.
Telepon : 021-7545727
Pujawali : Purnama Sasih Kasa
Pemangku Gede :
2. Pura Mertha Sari
Jl. Kenikir No. 20 Desa Rengas, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang – Selatan.
Telepon : 021-7421161
Pujawali : Purnama Sasih Sada
Pemangku Gede : Jero Mangku I Wayan Ardana
3. Pura Kesatrya Loka
Komplek POMAD, Jl. Kalibata, Pasar Minggu, Jakarta – Selatan.
Telepon :
Pujawali : Purnama Sasih Kepitu
Pemangku Gede :
4. Pura Ksatria Dharma
Asrama Pusdik Polwan, Jl. Ciputat Raya, Pasar Jumat, Jakarta – Selatan.
Telepon :
Pujawali : Tumpek Landep
Pemangku Gede :
5. Pura Dharma Kanti
Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta – Selatan.
Telepon :
Pujawali : Buda Kliwon Ugu
Pemangku Gede :
6. Pura Agung Widya Mandala
Komplek Yon Zikon, Desa Putra, Lenteng Agung, Jakarta – Selatan.
Telepon :
Pujawali : Tumpek Wayang
Pemangku Gede :
7. Pura Wira Dharma Samudra
Alamat : Komplek Marinir KKO, Cilandak, Jakarta – Selatan
Telepon :
Pujawali : Tumpek Wariga (Pengatag)
Pemangku Gede :
8. PURA PARAHYANGAN JAGAT GURU
Sektor XIV - 6, Nusa Loka, BSD City, Serpong, Kota Tangerang Selatan
15310
Telepon: 0812-1012283 (I Nyoman Buana, Ketua Tempek Swadharma Krama
Serpong), 0813-85210226 (Putu Mahayana Santika, Ketua SDHD Kota
Tangerang Selatan)
Pujawali: belum ditetapkan, karena baru Melaspas Alit pada tanggal 10
Oktober 2010
Pemangku: JM. Nyoman Wintha, JM. Nyoman Suweta, JM. Ketut Sudana, JM.
Dewa Nyoman Suartha, JM. Wayan Alit
JAKARTA - TIMUR
1. Pura Agung Taman Sari
Komplek LANUD Halim Perdana Kusuma
Jl. Dwikora, Halim Perdana Kusuma, Kec. Makasar
Telp. 021 – 8613719 Jakarta – Timur.
Pujawali : Purnama Sasih Jiestha
Pemangku Gede : DR. Ir. I Made Kartika.
2. Pura Aditya Jaya
Jl. Daksinapati Raya No. 10, Rawamangun – Jakarta Timur
Telepon : 021 – 4705758; 4752750
E-mail : hindu@idola.net.id
Pujawali : Sabtu Umanis Watugunung (Saraswati)
Pemangku Gede : A. A. Ngurah Nugraha
Telepon : 021 – 8605883.
3. Pura Penataran Agung Kertha Bhumi
Alamat : Komplek TMII, Psr Rebo, Kramat Jati – Jakarta Timur
Telepon : 021 – 8409337
Pujawali : Purnama Sasih Kapat
Pemangku Gede : Pande Nyoman Sudiarsa
4. Pura Mustika Dharma
Alamat : Komplek Koppasus, Cijantung – Jakarta Timur
Telepon : 021 – 8402327
Pujawali : Buda Kliwon Dungulan (Galungan)
Pemangku Gede : Made Putra Yadnya.
5. Pura Prajapati
Komplek Jaha Indah, Pondok Gede, Jakarta – Timur.
Telepon :
Pujawali : Tilem Sasih Ketiga
Pemangku Gede : Wayan Mujiyasa.
6. Pura Prajapati Purna Pralina
Alamat : Komplek Brimob Akses UI Kelapa Dua – Jakarta Timur.
Telepon :
Pujawali : Tilem Sasih Keenem
Pemangku Gede : I.B. Rai Sujana.
7. Pura Widya Dharma
Alamat : Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta – Timur.
Telepon : 021 – 8453229
Pujawali : Purnama Sasih Ketiga
Pemangku Gede : Wayan Siki.
JAKARTA – UTARA
1. Pura Dalem Purnajati Tanjung Sari
Alamat : Jl. Tanjung Priok – Jakarta Utara
Telepon : 021 – 4405757
Pujawali : Tumpek Kuningan
Pemangku Gede : Ketut Nurjala.
2. Pura Segara
Alamat : Jl. Kremasi Rt. 007/ Rw. 04, Cilincing, Jakarta – Utara.
Telepon : 021 – 4417615
Pujawali : Purnama Keenem
Pemangku Gede : Carmin Purnajati (Maming)
3. Siwa Mandir Temple
Alamat : Jl. Pluit Barat Raya No. 46, Penjaringan, Muarakarang, Jakarta – Utara.
Telepon :
Pujawali :
Pendeta :
4. Sikh Temple
Alamat : Jl. Melur IV No. 8, Rt. 09/Rw. 13, Koja, Jakarta – Utara.
Telepon :
Pujawali :
Pendeta :
JAKARTA – PUSAT
1. Pura Agung Wira Satya Buana
Komplek Paspampres, Jl. Kesehatan, Tanah Abang, Jaskarta – Pusat
Telepon : 021 – 5455109
Pujawali : Purnama Sasih Kesanga
Pemangku Gede : I Gusti Ketut Rai
JAKARTA – BARAT
1. Pura Chandra Praba
Alamat : Kaveling POLRI, Jl. Raya Indraloka I, Jelambar, Jakarta – Barat.
Telepon : 021 – 5603514; 6605487.
Pujawali : Purnama Sasih Kedasa
Pemangku Gede : Djuwinta.
KABUPATEN SERANG, BANTEN
1. Pura Eka Wira Anantha Taman
Alamat : Komplek Koppassus Group I, Taman Serang, Banten
Telepon : 0254 – 214499
Pujawali : Purnama Sasis Kapat
Pemangku Gede : I.B. Singarsa
TANGERANG – BANTEN
1. Pura Dharma Sidhi
Alamat : Kaveling P & K, Desa Parung Serab, Ciledug
Telepon : 021 – 7318655
Pujawali : Rabu Kliwon Ugu
Pemangku Gede :
2. Pura Kertha Jaya
Alamat : Jl. KS. Tubun Dalam No. 108, Tangerang, Banten.
Telepon : Telp. 021 – 5510498
Pujawali : Tumpek Krulut.
Pemangku Gede:
KOTA – DEPOK
1. Pura Tri Bhuana Agung
Alamat: Jl. Kerinci Raya No. 10 Depok II Timur 16417
Telepon: (021) 77827610
Pujawali: Tumpek Wariga (Pengatag)
Pemangku Gede: JM I Wayan Rajin
(HP: 08128895462)
KOTA CIMAHI – BANDUNG
1. Pura Wira Satya Loka
Alamat : Cimahi – Bandung
Telepon : 022 - 6640019
Pujawali :
Pemangku Gede : Made Wirawan
BEKASI
1. Pura Agung Tirta Bhuana
Alamat : Jl. Jatiluhur I, Jaka Sampurna, Kalimalang, Bekasi – Barat.
Telepon : 021 – 8840965.
Pujawali : Tumpek Landep
Pemangku : Mangku Made Mudhita (HP.081316895054)
KERAWANG
1. Pura Penataran Agung Sangga Bhuwana
Komplek Rumah Ibadah, Perumahan Resinda Karawang 41361
Telepon : 0267 - 600638
Pengurus Pura : Sang Made Sudiarta (Ketua Panitia Pembangunan Pura)
dan Ketua Sabha Walaka Parisada Kab. Karawang)Tlp 0812 991 7517
BOGOR
1. Pura Raditya Dharma
Alamat : Komplek TNI – AD (Ditbekang), Cibinong
Telepon :
Pujawali : Rabu Kliwon Dungulan (Galungan)
Pemangku Gede : Nyoman Susila.
2. Pura Giri Kusuma
Alamat : Komplek IPB Baranangsiang IV, Bogor Baru – Bogor
Telepon :
Pujawali : Purnama Sasih Kapat
Pemangku Gede :
3. Pura Parahyangan Agung Jagat Kartha
Alamat : Desa Tamansari – Gunung Salak – Bogor
Telepon : 0251 – 485775
Pujawali : Purnama Sasih Ketiga
Pemangku Gede :
4. Pura Cikuray – Bogor
Alamat : Asrama Bali Cikuray, Jl. Raya Cikuray No. 10 , Bogor.
Telepon :
Pujawali : Sabtu Watugunung (Saraswati)
Pemangku Gede :
5. Pura Loka Arcana
Komplek TNI - AL Ciangsana, Gunung Putri, Bogor,
Contact Person : Bapak Ketut Teken Marsma (Purn)08161693441
KABUPATEN SUKABUMI
1. Pura Tribrata
Alamat :Komplek Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya
Jl. Raya Sukabumi - Lido, Bogor Selatan.
Penanggungjawab Institusi Internal : I Nym. Sudiarsa.
Ketua Tempek Sub Lido : Ketut Marina [HP.0813-1492-4266]
Sekretaris Tempek Sub Lido : Gede Sadiana [HP.0813-1890-8990].
Telepon : 0251-222727
Pujawali : Tumpek Kuningan
Pemangku Gede : Ketut Grendeng
Rabu, 21 Desember 2011
Laporan pertanggung jawaban (LPJ)
Puji syukur kita panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang telah memberi waranugrahanya sehingga kita bersama dapat melaksanakan progam kerja yang telah disusun bersama.
Bidang Penelitian dan Pengembangan merupakan bidang bertugas untuk meningkatkan kreatifitas, efektifitas serta daya saing bagi pengurus dan anggota UKM Hindu Universitas Lampung. Selain tugas diatas Bidang Penelitian dan Pengembangan bertugas untuk mampu menganalisis pergerakan roda organisasi serta mampu untuk mendapatkan solusi yang tepat untuk permasalahan organisasi yang timbul.
II. KONDISI OBJEKTIF
2.1. Kondisi Internal
Melalui Mahasabha XX dibentuklah kepengurusan UKM Hindu periode 2010-2011. Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) dikoordinatori oleh Ketut Swandana dengan didampingi oleh sekretaris Nyoman Virgo Hermawan dan 18 orang anggota yaitu Putu Arta Wijaya, Dwi Fitrianingsih, Komang Ida Ayu Ningsih, Dian Febriantina S, Ni Wayan Drestiani, Wayan Arif Krisnantha, Syevia Mareta Putri, Niluh Gede Yuliani, Made Budi Iswara, Ike Purnama Sari, Dewa Ketut Adi P, Kadek Agus Suwitra, I Putu Ari Permana, Putu Maryanto, Ayu Arini, I Ketut Adi Putra Wijaya, Gede Okta Indrawan, dan Putu Wira Bisana. Untuk dapat melaksanakan roda organisasi dengan baik maka diawal kepengurusan, Pengurus UKM Hindu 2010-2011 mengadakan rapat kerja yang bertujuan untuk menyusun program-program yang akan dilaksanakan pada satu periode kepengurusan. Dari rapat kerja ini, Bidang Penelitian dan Pengembangan menyusun beberapa Program kerja, meliputi :
A. Kegiatan Matrik
1. UKM ku Menyenangkan (Renovasi Sekretariat UKM Hindu)
2. Mading UKM Hindu
3. Penerbitan bulletin
4. Perpustakaan Mini UKM Hindu
5. Ulang tahun UKM H
6. Buku angkatan dan pengumpulan data base alumni
B. Kegiatan Non Matrik
1. Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah
2.2. Kondisi eksternal
Bidang Litbang bekerja sama dengan bidang-bidang lainnya untuk dapat melaksanakan program kerja yang telah direncanakan.
III. HAMBATAN DAN KENDALA
Dalam satu periode kepengurusan untuk mampu menjalankan kepengurusan tentu tidaklah mudah. Muncul beberapa kendala yang akhirnya menghambat pelaksanaan program kerja baik kendala yang berasal dari internal maupun yang berasal dari eksternal. Adapun kendala-kendala yang sering kami hadapi:
3.1. Kendala Internal
• Minimnya semangat untuk dapat menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
• Keterbatasan dalam pengetahuan.
• Keterbatasan dalam sarana dan prasarana yang menunjang.
3.2. Kendala eksternal
• Kurangnya koordinasi dan komuniklasi yang baik dalam pelaksanaan program kerja diantara tim.
• Kurangnya kegiatan pelatihan-pelatihan
IV. REALISASI KEGIATAN
1. Renovasi Sekretariat
Nama kegiatan : UKM ku INDAH
Tempat : Sekretariat UKM Hindu Unila
a. Latar Belakang
Renovasi sekretariat UKM Hindu dilaksanakan bersama oleh tim Litbang dan pengurus lainnya dengan penanggung jawab Made Pujawan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menciptakan kondisi sekretariat yang nyaman bagi anggota dan pengurus demi kelancaran roda organisasi. Dengan kondisi sekretariat yang lebih nyaman maka anggota dan pengurus akan lebih tertarik untuk dapat berkumpul baik formal ataupun tidak untuk bersama membahas program-program kerja.
b. Tujuan dan Bentuk Kegiatan
Tujuan dari kegiatan ini untuk menata ulang kembali dan merapikan sekretariat. Bentuk kegiatan ini yaitu bersih-bersih, pengecetan dan dekorasi sekretariatan UKM.
c. Waktu Pelaksanaan
Renovasi secretariat ini dilakukan pada tanggal 6 Maret 2010.
d. Realisasi
Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 6 Maret pukul 09.00-15.00 WIB dan dapat terealisasi dengan baik karena anggota dan pengurus UKM Hindu bersemangat melakukannya. Dengan kondisi dan suasana secretariat UKM Hindu yang baru mampu menarik minat anggota untuk dapat berkumpul di secretariat Penanggung jawab kegitan ini adalah Made Pujawan.
2. Mading UKM Hindu
Nama kegiatan : Mading UKM Hindu
Tempat : sekretariat UKM Hindu Unila
a. Latar Belakang
Majalah dinding (Mading) merupakan sebuah media yang digunakan untuk dapat menampung berbagai kreatifitas mahasiswa Hindu melalui berbagai karya yang dapat disampaikan. Mading ini juga dapat digunakan sebagai fasilitator penyampai informasi bagi semua anggota untuk berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan. Pembuatan mading ini dimulai pada bulan maret dan berlangsung selama satu periode periode kepengurusan. Penanggung jawab untuk program kerja ini adalah Komang Ida Ayu.
b. Tujuan dan bentuk kegiatan
Tujuan dari Program kerja ini yaitu menyediakan media informasi bagi pengurus dan anggota, meningkatkan wawasan anggota dan pengurus, serta sebagai media penyalur kreatifitas dan aspirasi. Bentuk kegiatannya berupa pembuatan dan pengisian mading.
c. Waktu pelaksanaan
Pembuatan mading ini dimulai Maret 2010 sampai selama satu periode kepengurusan.
d. Realisasi
Kegiatan ini cukup terealisasi dengan baik. Melalui mading ini dapat disampaikan berbagai informasi yang sedang hangat diperbincangkan, menginformasikan kegiatan rapat, menginformasikan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan.
3. Buletin Ganesha Widya
Nama kegiatan : Buletin Ganesha Widya
Tempat : -
a. Latar Belakang
Pembuatan buletin ini merupakan salah satu program kerja berkelanjutan dari periode-periode kepengurusan sebelumnya. Keterbatasan wawasan mahasiswa dan masyarakat menjadi penyemangat untuk dapat menghasilkan buletin-buletin yang berkualitas.
b. Tujuan dan Bentuk Kegiatan
Tujuan dari pembuatan buletin ini adalah untuk menjadikan buletin ini sebagai media penyampai informasi, sehingga mampu meningkatkan wawasan pembacanya dan sebagaii media penyalur kreatifitas dan aspirasi. Bentuk kegiatannya berupa penerbitan bulletin.
c. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada tanggal 22 Mei dan 18 Desember 2010 pada saat Hari Raya Kuningan.
d. Realisasi
Kegiatan ini kurang berhasil karena keterbatasan tim Litbang dalam bidang jurnalistik sehingga kemampuan untuk mencari berita, mengolahnya, dan menyampaikan masih terbatas. Walaupun dengan keterbatasan ini tim Litbang berusaha sebaik mungkin untuk dapat menyusun buletin Ganesha Widya. Buletin Ganesha Widya dapat terbit sebanyak sekali pada saat perayaan Hari Raya Kuningan di Pura Kerti Buana, Way Lunik pada bulan Mei dan Desember 2010. Pada penerbitan pertama pada bulan Mei 2010. Tim Litbang mampu menerbitkan Buletin Ganesha Widya sebanyak 200 eksemplar dan untuk penerbitan kedua pada bulan Desember 2010 tim Litbang hanya mampu menerbitkan 100 eksemplar karena keterbatasan dana, terbitan kedua dilaksanakan pada pelaksanaan Utsawa Dharma Gita tingkat provinsi yang diselenggarakan pada tanggal 25-26 Desember 2010 yang bertempat di kec. Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Penaggung jawab kegiatan ini adalah Siluh Made Yuliastini.
4. Perpustakaan Mini UKM Hindu
Nama kegiatan : Perpustakaan Mini UKM Hindu
Tempat : Sekretariat UKM Hindu
a. Latar Belakang
Minimnya bahan bacaan yang berlandaskan hindu membuat tim litbang berinisiatif untuk merancang program kerja perpustakaan mini UKM Hindu.
b. Tujuan dan Bentuk Kegiatan
Tujuan dari pembentukan perpustakaan mini UKM Hindu ini adalah untuk menyediakan bahan bacaan yang bermanfaat bagi mahasiswa hindu sehingga dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuannya.
c. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan program kerja ini direncanakan secara tentative.
d. Realisasi
Kegiatan ini belum terlaksana karena masih terbatasnya sumber untuk mencari buku-buku bacaan berbasis Hindu khususnya di Pembimas Hindu Lampung.
5. Ulang Tahun UKM Hindu
Nama kegiatan : Ulang Tahun UKM Hindu
Tempat : Sekretariat UKM Hindu
a. Latar Belakang
Perayaan Hari Ulang Tahun merupakan sebuah momentum untuk melakukan refleksi dan intropeksi terhadap kondisi dan situasi UKM Hindu yang telah berjalan. Dengan berefleksi dan melakukan intropeksi tentunya sangat diharapkan agar sebuah organisasi seperti UKM Hindu dapat tumbuh dan berkembang semakin baik.
b. Tujuan dan Bentuk Kegiatan
Tujuan dari perayaan Hari Ulang Tahun UKM Hindu ini adalah untuk bersama-sama dapat mempererat tali persaudaraan baik untuk Pembina, alumni, pengurus, dan anggota UKM Hindu. Bentuk kegiatannya berupa perayaan Ulang Tahun UKM Hindu serta mengadakan berbagai perlombaan.
c. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan pada bulan September 2010.
d. Realisasi
Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 21 September 2010 yang bertempat di sekretariatan bersama PHDI B. Lampung. Perayaannya begitu semarak dengan mengundang alumni, dosen-dosen Hindu,dan umat Hindu di sekitar Bandar Lampung.
6. Pembuatan Buku angkatan dan data base alumni
Nama kegiatan : Pembuatan Buku angkatan dan data base alumni
Tempat : Sekretariat UKM Hindu
a. Latar Belakang
Dengan adanya buku angkatan natinya diharapkan agar komunikasi tetap berjalan dengan baik. Dengan komunikasi yang terjaga dengan baik di semua angkatan maka organisasi dapat berjalan dengan baik. Dengan pembuatan data base alumni nantinya diharapkan agar komunikasi diantara anggota dan pengurus UKM Hindu dapat terjaga dengan baik. Sebab Alumni merupakan salah satu pilar utama untuk menyukseskan setiap kegiatan-kegiatan UKM Hindu.
b. Tujuan dan Bentuk Kegiatan
Tujuan dari pembuatan buku angkatan dan data base alumni adalah agar dapat mendata anggota dan alumni secara akurat. Bentuk kegiatannya adalah pembuatan buku angkatan untuk anggota baru serta pengumpulan data-data alumni.
c. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan berjalan secara tentatif.
d. Realisasi
Untuk kegiatan berupa pembuatan buku angkatan dapat terlaksana. Kegiatan ini bekerja sama dengan bidang Organisasi dan Pendidikan dalam kegiatan Proses Penerimaan Anggota Baru (PPAB) pada tanggal 16-19 september 2010 di Pura Batu Putih, Ketapang,Lampung Selatan.
Untuk pembuatan data base alumni, bidang Penelitian dan Pengembangan bekerja sama dengan Sekretaris Umum untuk mendata setiap alumni pada setiap periode wisuda.
7. Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah
Nama kegiatan : Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah (PPKTI)
Tempat : -
a. Latar Belakang
Kurangnya minat mahasiswa Hindu dibidang penulisan ilmiah, dimungkinkan akibat keterbatasan pengetahuan dan kemapuan dalam menulis tulisan ilmiah seperti keikutsertaan dalam kompetisi PKM.
b. Tujuan dan Bentuk Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk Melatih anggota UKM untuk dapat menulis karya ilmiah, Meningkatkan kemampuan anggota dalam menulis proposal yang baik, Ada mahasiswa hindu yang mengikuti lomba karya ilmiah. Bentuk kegiatan ini berupa pemberian materi dan pelatihan.
c. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan pada bulan November 2010.
d. Realisasi
Kegiatan ini belum dapat terlaksana. Hal ini karena pada bulan yang dijadwalkan sedang berlangsung ujian tengah semester sehingga sangat sulit untuk dapat menumpulkan teman-teman pengurus dang anggota.
